Sunday, May 1, 2011

Jawaban Waktu

dulu kita bertanya kepada waktu kapan waktu akan tiba, kini waktu datang begitu cepat dan kita pun tertinggal...

kita pun berteriak, "waktu berhentilah sejenak!"
namun waktu tidak bertelinga sehingga waktu tidak mendengar. 
waktu hanya memiliki mulut.
waktu hanya bisa menjawab.
kelak waktu akan menjawab semua...

Saturday, April 23, 2011

Foto

"Fotonya selalu sedang dalam keadaan merenung. Dari fotonya kamu itu orang yang eksklusif, baik hati, senang berteman tetapi selalu kesepian..."

Saya membaca pesan tersebut melalui bb messenger saya dari seorang teman yang entah ada angin apa dia mengomentari foto display profile saya di bb.
"Oh masa sih..? :) " saya mereply pesan tersebut seadanya.

Komentar itu tidak langsung memperngaruhi saya. Tapi lama kelamaan seperti membuat saya berpikir. Saya pun mengingat-ingat dan membuka foto-foto di file blackberry pictures untuk melihat foto-foto apa yang biasanya saya pasang. Saya mendadak tersadar. Dia benar.

Semua foto-foto yang biasa saya tampilkan selalu saat saya duduk sendirian, berdiri sendirian, melamun, menatap langit, dan tidak pernah ada yang tersenyum. Saya juga tidak mengerti. Kenapa secara naluriah saya memajang foto-foto tersebut. Saya tidak pernah sadar hal ini.

Mungkin dia benar. Foto-foto tersebut memang mendeskripsikan keadaan saya. Saya sendiri belum yakin 100%. Saya memang belakangan ini memang lebih banyak merenung. Walaupun ada kalanya saya berkumpul dengan teman-teman, tetap saja pikiran saya dipenuhi berbagai macam hal. Saya sering berargumen dengan diri saya sendiri.

Atau bisa juga, itu gambaran diri sebenarnya yang kesepian. Saya tidak peduli. Saya tetap yakin bahwa saya dalam keadaan happy

Sunday, April 10, 2011

Puisi Kehidupan

Kehidupan berbaikhatilah kepadaku
Sebab nasib telah tega mencampakkan aku
Semesta pun menganggapku hanya setitik debu
Serta kepastian telah bersembunyi entah di mana

Kehidupan hanya engkau sobatku
Mentari hanya bisa menatapku hina
Hujan selalu menghalangi langkahku
Ombak laut menertawakanku berderai-derai

Kehidupan dengarkanlah permohonanku
Kehidupan janganlah ikut memusuhiku
Kehidupan hanya engkau harapanku
Kehidupan terangilah jalanku...

Kehidupan Keinginan dan Kebenaran

kadang kehidupan tidak sejalan dengan keinginan, dan kadang keinginan itu bertolak belakang dengan kebenaran, sementara secara diam-diam kebenaran bersahabat karib dengan kehidupan...

Thursday, March 31, 2011

Jalan

Setiap kali kita menuju suatu tempat kita akan melalui sebuah jalan. Saat kita melintasi jalan tersebut kita akan menemukan banyak hal. Kita mungkin akan melihat petunjuk jalan, marka jalan, pohon, reklame, spot bangunan yang unik dan lain sebagainya.

Di ujung jalan kita akan menemui persimpangan. Kita pun akan memutuskan untuk belok ke kiri ataupun ke kanan. Atau mau lurus? Boleh saja. Semua terserah kita. Pada akhirnya kita berharap tiba di tempat yang kita tuju sebelumnya.

Hidup ini adalah sebuah jalan. Jalan seolah tidak memiliki ujung dan akhir. Jalan selalu akan membawa kita ke aneka tempat, jalan akan membuat kita menemukan berbagai hal dan mengalami berbagai peristiwa.

Jalan ada yang lurus, ada yang berkelok, ada yang mendaki, ada yang menurun curam, ada yang mulus dan ada yang berlobang. Hidup pun demikian. Tidak semua berjalan mulus, tidak semua akan baik-baik saja. 

Jika kita beranggapan hidup adalah jalan. Maka jalanilah hidup. 
Jangan berhenti dan teruslah berjalan.
Jangan lelah walau mendaki.
Jangan pasrah walau menurun curam.
Jangan menghindar ketika menemui lubang.

Kita tidak akan pernah tiba sampai ke tujuan ketika berhenti berjalan.
Jika ingin terus hidup maka apapun jalan hidup itu jangan pernah berhenti.
Teruslah berjalan. Jika perlu, berlarilah. Maka kelak kita akan tiba.